Pada zaman modern zaman sekarang....dapat kita lihat betapa banyaknya trend....
salah satunya trend harajuku hair style.
Harajuku ini merupakan nama tempat dari sebuah kawasan kecil di Tokyo, Jepang. Tepatnya di daerah sekitar Stasiun Harajuku. Sebuah stasiun yang dekat dengan Sibuya. Semenjak itu Harajuku menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda yang berpenampilan unik dan nyentrik. Mereka bebas berekspresi dan berdandan yang inspirasinya diambil dari para tokohanimasi Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan zaman selalu membawa perubahan bagi budaya-budaya yang ada. Potongan rambut acak-acakan dan unik adalah Harajuku Style yang identik dengan potongan rambut Jepang, potongan rambut ini sudah ngtren beberapa tahun belakangan.
Meskipun sudah selang beberapa tahun sejak mulai “Booming-nya” model rambut Jepang atau biasa disebut Harajuku Style, model rambut ini terhitung adalah salah satu model rambut yang masih tetap eksis dan digemari khususnya oleh anak muda hingga hari ini. Propaganda sinema dan melodrama Asia(Jepang, Korea dan Taiwan) yang senantiasa memunculkan wajah-wajah baru yang sarat dengan model rambut harajuku, membuat tren gaya rambut ini seakan-akan tak pernah pudar.
Satu ciri khas dari model harajuku ini adalah rambut lurus dan berponi. Hampir tidak pernah ditemukan pada model rambut ini yang tidak memiliki poni. Inilah yang memberikan kesan “cute” kepada siapapun yang menggunakan model rambut ini. Namun perlu diingat bahwa ada beberapa jenis karakter wajah yang kurang cocok jika dipadankan dengan model rambut ini. Selain itu model rambut yang terinspirasi dari tokoh kartun Jepang ini lebih disarankan kepada orang yang berusia 27 tahun ke bawah dan memiliki rambut yang cukup tebal. Mengapa? Karena orang yang memiliki rambut yang tipis akan terlihat semakin tipis jika menggunakan model rambut ini.
Tak jauh berbeda dengan model rambut yang lain (punk, funky, dll), model rambut harajuku juga terus mengalami perkembangan model, namun dengan tetap mempertahankan konsep aslinya lurus dan berponi.
Sunday, April 17, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





No comments:
Post a Comment